Penculik Kayu Gaharu Ilegal Berhasil Ditangkap

Berita gosip – Sebanyak 19,5 kilogram gaharu ilegal bernilai puluhan juta rupiah, yang tidak dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang diamankan oleh Satgas Batalyon PR 328 / DJBM di perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini. Kini penculik kayu Gaharu Ilegal berhasil ditangkap dan langsung di bawa ke markas TNI.

Hal ini dinyatakan oleh Batalion Infantri Dansatgas Pamtas 328 / DJBM Mayor Inf Erwin Iswari dalam pernyataannya, di Kota Jayapura, Papua, Rabu, 12 Juni 2019.

Dia menceritakan, insiden itu bermula ketika Serka Dede dan enam personel yang sedang melakukan sweeping terhadap pelintas perbatasan dari Papua Nugini ke wilayah Indonesia (Papua), merasa curiga terhadap gerakan penyeberangan perbatasan.

“Ketika diminta untuk menunjukkan identitasnya, seorang penduduk Papua Nugini yang dikenal sebagai Gerald Baria (40), dan setelah memeriksa barang-barang yang dibawanya, ia menemukan 19,5 kg gaharu tanpa dokumen,” kata Erwin.

Baca juga: Harta Milik Bekas Diktator Nigeria Berhasil Disita

Dia lebih jauh mengungkapkan bahwa Gerald Baria membawa kayu untuk dijual kepada orang Papua yang sebelumnya memesan sendiri.

“Jika dialokasikan 19,5 kg gaharu per kilogram, itu akan menjadi sekitar Rp. 950.000. Totalnya bisa mencapai Rp. 18.525.000,” kata Erwin.

Menurutnya, perdagangan kayu gaharu sangat menggoda karena memiliki nilai jual tinggi, sehingga banyak orang menggunakannya untuk mendapatkan banyak manfaat tanpa melalui peraturan hukum.

“Seperti diketahui, gaharu ini memiliki banyak kegunaan, salah satunya adalah bahan dasar pembuat parfum, sebagai aksesori, dekorasi interior, serta berbagai kerajinan kayu lainnya, sehingga menarik banyak orang,” kata Erwin.

Dia menambahkan, untuk mencegah penyelundupan kayu, personelnya akan lebih intensif dalam menyapu barang yang masuk ke wilayah Indonesia. Saat penculik kayu Gaharu Ilegal berhasil ditangkap tidak ada perlawanan.

“Saat ini, kami telah menyerahkan bukti jenis gaharu ke Pusat Karantina Pertanian, Skouw,” pungkasnya.