Pemudik Diminta Waspadai Jalan Berlubang

Berita gosip – Jalan Raya Kalimalang, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, terus dipenuhi oleh wisatawan yang pergi ke Pantura, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun sayangnya, masih ada titik jalan rusak dan berlubang yang membahayakan pelancong, terutama mereka yang mengendarai dua roda. Para pemudik diminta waspadai jalan berlubang di Kalimalang Bekasi.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pelancong, terutama pengendara roda dua yang membawa anak. Mereka mengaku sangat khawatir ketika harus melintasi jalan Kalimalang yang rusak dan berlubang.

“Ya, Anda harus ekstra hati-hati karena ada banyak lubang. Apalagi jika Anda membawa anak, Anda harus berjalan perlahan,” kata Agus, pengendara roda dua dari Banjarnegara, Jawa Tengah di Bekasi, Rabu (29/29 / 2019).

Pernyataan serupa diungkapkan oleh Ahmad, seorang siswa yang kembali dari Tasikmalaya. Dia juga mengeluhkan jalan rusak yang dianggap sangat berbahaya bagi keselamatan pengemudi yang melintas.

Baca juga: Uang Palsu Terus Beredar Jelang Lebaran

“Ya, jelas itu sangat berbahaya. Jika kamu tidak hati-hati, akan terkutuk jika jalan rusak seperti ini,” keluhnya.

Sementara itu, polisi bertugas mengamankan arus mudik, mendesak pengemudi untuk lebih berhati-hati dan waspada ketika melintasi jalan Kalimalang yang rusak dan berlubang.

“Untuk pengendara roda dua yang sedang menuju ke Jawa, berhati-hatilah saat bepergian, karena masih banyak lubang, terutama antara pengecoran jalan, yang sangat berbahaya,” kata Kepala Cyber ​​Cyber ​​Lebaran Simpang Bekasi Taman Mud Post AKP Suryono.

Dia juga mengimbau agar pengendara roda dua tidak membawa barang atau penumpang yang melebihi ketentuan, demi keselamatan pelancong ke kota asal mereka.

“Jangan lupa membawa penumpang sesuai dengan aturan, tidak lebih dari 2 orang untuk kendaraan roda dua,” katanya.

Menurutnya, arus mudik di Jalan Raya Kalimalang pada D-6 Lebaran meningkat dari hari sebelumnya. Wisatawan yang datang dari Jabodetabek didominasi oleh kendaraan roda dua. Ada sekitar 7.600 kendaraan roda dua dan 1.800 kendaraan roda empat yang telah melintasi Jalan Kalimalang sejak 24 jam terakhir.

“Ada kenaikan hasil tetapi belum signifikan. Puncaknya diharapkan Sabtu malam besok,” kata Suryono.

Dia juga terus waspada untuk mengamankan titik-titik yang dianggap rawan kemacetan, seperti BCP, Unisma, dan Jalan Tol Bekasi Timur.