May Day Akan Dijaga Oleh Personel Gabungan

Berita gosip – Hari ini, ribuan pekerja akan merayakan hari buruh dunia atau “May Day” di Jakarta. Karena itu, Kepolisian Daerah Metro Jaya telah mengerahkan 25 ribu mesin cetak bersama untuk mengamankan aksi tersebut oleh personel gabungan.

Kepala Hubungan Masyarakat Polisi Metropolitan Jakarta, Kombes Sr. Argo Yuwono mengatakan keamanan dibagi menjadi 1.500 personel yang mengamankan Istana Olahraga Senayan (Istora), dan 25.000 personel disiapkan di sekitar Istana Merdeka.

“Kami sudah menyiapkan dua lokasi ini dengan melibatkan TNI, Polri, Dishub dan siapa yang akan mengatur lalu lintas,” kata Argo.

Polisi memperkirakan sekitar 30.000 hingga 40.000 pekerja dari berbagai lokasi akan datang ke Jakarta untuk melakukan kegiatan tahunan mereka pada hari kerja.

Pertama, kata Argo, berada di Istana Merdeka dengan memberikan tuntutan kepada pemerintah yang juga akan diisi dengan kegiatan karnaval, mobil dekoratif, bantuan sosial dari berbagai serikat pekerja untuk semua orang dan pengorbanan mereka sebagai karyawan buruh.

Baca juga: Bupati Solok Selatan Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Juga akan ada Istora Senayan di sana, akan ada kuliah di sana, kita semua memfasilitasi keselamatan dan arus lalu lintas yang disiapkan oleh Ditlantas, arus lalu lintas rekayasa akan berlangsung secara situasional,” kata Argo.

Selain itu, Argo menambahkan, untuk wilayah lain di Kepolisian Daerah Metro Jaya, yang merupakan titik konsentrasi tenaga kerja, polisi juga telah menyiapkan langkah antisipatif oleh masing-masing Kantor Polisi.

“Sebagai contoh di Bekasi, itu sama. Intinya adalah bahwa semua Polres mempersiapkan kegiatan sosial mereka antara pekerja dan masyarakat untuk berkolaborasi dan dari masing-masing Polres mereka telah mempersiapkan keamanan mereka di sana untuk para buruh yang sedang mereyakan hari buruh dunia,” tambah Argo.

Diketahui, setiap 1 Mei, hampir pasti ribuan hingga puluhan ribu pekerja menggelar aksi damai menyuarakan peningkatan standar hidup pekerja.

Hingga saat ini, ada beberapa serikat pekerja yang telah menyatakan rencana mereka untuk aksi damai dengan membawa puluhan ribu orang seperti KASBI, KSBSI, KPBI dan KSPI.