Ibu dan Anak Ditangkap Karena Ambil Dompet yang Terjatuh

Berita gosip – Apes dialami ibu dan anak di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah ini. Ketika mereka ditangkap karena ambil dompet yang terjatuh dan mencoba melarikan diri saat dikejar oleh pemiliknya.

Keduanya mengambil dompet yang berisi uang Rp10 juta dan hape milik orang yang terjatuh di jalan berakhir dijeruji besi. Kedua pelaku adalah Jumailia (37) dan RZ (17) warga Jalan Kawitan II, RT 05 Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel). Sedangkan korbannya adalah Monifah (24) warga Jalan Natai Arahan, RT 24, Kelurahan Baru.

Kronologis kejadian pada saat Monifah pada Jumat 8 Maret 2019 sekira pukul 09.00 WIB, mengendarai sepeda motor melintasi jalan Kawitan. Ia tidak menyadari bahwa dompet warna abu abu yang berisikan satu buah handhone merek Vivo Y95 dan uang tunai Rp10 juta miliknya terjatuh.

Baca juga: Manusia Terberat Pakistan Menghembuskan Nafas Terakhir

“Baru sesaat kemudian korban tersadar kalau dompetnya jatuh dan berbalik arah untuk mengambil dompetnya itu. Belum sempat diambil, ada dua laki laki dan satu wanita terlihat mengambilnya. Korban pun mengejarnya tapi akhirnya kehilangan jejak para pelaku dan kemudain korban melapor ke Polres Kobar,” ujar Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Tri Wibowo kepada sejumlah wartawan, Jumat (12/7/2019).

Satelah empat bulan melakukan penyelidikan, baru pada Sabtu 9 Juli dapat meringkus dua pelaku yang merupakan ibu dan anak.

“Yang pertama kita tangkap adalah sang anak berinisial RZ saat santai di terminal bus. Ditangan RZ didapati barang bukti Hape merk Vivo Y95 milik korban,” jelasnya.

Setelah dilakukan interogerasi pelaku mengakui bahwa handpone tersebut diperoleh dari ibu pelaku yaitu Jumailia.

“Dan sang ibu kita tangkap di rumahnya. Pengakuan sang ibu uang Rp10 juta sudah habis untuk kebutuhan sehari hari dan untuk membeli lemari es. Dan selanjutnya pelaku berserta barang bukti dibawa ke kantor sat Reskrim,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil di amankan yakni satu buah handpone merek Vivo Y95 warna merah, satu unit ranmor R2 merek Yamaha Mio warna biru hitam, satu unit kulkas merk polytron warna hitam. “Pelaku kita jerat menggunakan Pasal 362 tentang Pencurian dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” jelasnya.