Fakta Unik Mengenai Kampung Janda di Indonesia

Berita gosip – Janda adalah istilah untuk wanita yang tidak memiliki suami karena suami mereka meninggal atau bercerai. Tetapi banyak yang tidak tahu bahwa di Indonesia ada desa-desa di mana penduduknya adalah janda sehingga banyak orang menyebutnya desa janda.

Desa janda Ciburayut adalah salah satunya, desa ini dihuni oleh mayoritas janda. Terletak di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, desa ini memiliki nama asli desa Ciburayut, tetapi banyak yang menyebutnya desa janda. Dirangkum dari beberapa sumber, Sabtu (27/4/2019) ada beberapa fakta unik di desa janda ini. Ulasan selanjutnya:

1. Kampung ini ditempati 30 keluarga Janda

Desa ini, yang nama aslinya adalah desa Cibarayut, sering disebut oleh banyak orang sebagai nama desa janda. Ada 30 keluarga yang dipimpin oleh Janda dari 65 keluarga. Maka dari itu desa itu disebut keramaian sebagai desa janda.

Baca juga: Makan Pare dan Mentimun Bisa Turunkan Berat Badan Drastis

2. Kebanyakan Janda Ditinggal Mati oleh Suaminya

Sebagai daerah pedesaan yang terletak di kaki Gunung Salak dan Gede Pangrango, membuat sebagian besar lelaki di sana bekerja sebagai penambang pasir, baik dari menggali dan menyaring pasir, hingga memecahkan batu. Kehidupan orang-orang di garis kemiskinan mengharuskan mereka menambang pasir untuk mencari nafkah bagi keluarga. Seringkali terjadinya tanah longsor di tempat kerja telah menyebabkan banyak korban, tak heran banyak perempuan menjadi janda karena kematian suaminya.

3. Banyaknya Janda yang berusia Muda

Penyebab lain banyak janda adalah pernikahan dini yang sering terjadi di sana. Pernikahan di usia muda memang cukup rentan perceraian. Pola pikir dan emosi yang masih labil ditambah dengan kondisi ekonomi seadanya, memicu pertengkaran dan perceraian. pernikahan muda di sana terjadi karena pendidikan yang rendah, ini bisa dimengerti karena sebagian besar penduduk hanya lulus dari sekolah dasar. Bahkan ada seorang wanita berusia 17 tahun yang telah menjanda dua kali. Tidak heran ada banyak janda muda di sana.

4. Kurangnya Perhatian Dari Pemerintah

Desa janda di Bogor ini memiliki banyak masalah di masyarakat yang perlu ditangani dan ditingkatkan oleh pemerintah, mulai dari ekonomi, pekerjaan, hingga pendidikan. Jika pendidikan di sana telah membaik, ada banyak pekerjaan dan tidak ada salahnya dan ekonomi membaik. Masalah ini akan segera berkurang.

Itu adalah fakta unik di desa janda ini. Di balik keunikan desa ada kekhawatiran bahwa pemerintah harus memperhatikan.