Begini Cara Kerja Tombol Darurat di Transportasi Online

Berita Gosip – Secara resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan tombol panik atau tombol darurat. Peraturan ini dikeluarkan mengingat bahwa keamanan konsumen sangat penting bagi perusahaan yang melakukan perjalanan, seperti Grab dan Go-Jek.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 12 Tahun 2019 Pasal 5 angka 2 huruf f tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor, diperlukan tombol panik untuk memenuhi prinsip keselamatan pengemudi dan penumpang.

Seperti diketahui, kejahatan yang melibatkan aplikasi transportasi online sering terjadi. Di mana korban bisa menjadi pengemudi atau penumpang. Setelah menerapkannya sejak pertengahan tahun lalu, setiap penumpang Grab akan diminta untuk mengisi kontak darurat pada aplikasi. Jika penumpang merasa terancam dan menekan tombol darurat, Grab akan mengirim pesan teks ke kontak darurat yang telah terdaftar.

Pesan yang dikirim berisi instruksi untuk segera menghubungi penumpang atau menghubungi otoritas terdekat, berdasarkan tautan Share My Ride yang juga dibagikan secara otomatis melalui pesan teks. Hal yang sama dilakukan oleh Gojek. Setelah menyelesaikan aplikasi dengan tombol darurat, kondisi yang diterapkan berbeda dari Grab.

Baca Juga : Tiba di Malaysia, Rio Haryanto dan David Langsung Seat Fitting

Baca Juga : Lamborghini Langka Buruan Kolektor Ada di Jakarta

Nantinya tim dari unit gawat darurat Gojek akan segera memastikan kondisi penumpang dan mengirim pihak keamanan langsung ke lokasi jika tombol darurat ditekan oleh penumpang yang merasa terancam.
Sumber : Gosip Cetar